Cari Blog Ini

Image Viewer dan Editor Ringan Untuk Linux

Minggu, 03 Mei 2015

Di Windows untuk membuka gambar sekaligus memotong gambar bisa dilakukan dengan menggunakan image viewer default / bawaan Microsoft Windows. Lalu bagaimana dengan di Linux? Memang untuk melihat gambar bisa dilakukan dengan mudah misalnya eye of gnome yang sudah otomatis terdapat pada distribusi linux yang menggunakan gnome / unity seperti Ubuntu, Qwenview pada KDE, gthumb dan lainya. Tapi image viewer tersebut tidak bisa digunakan untuk mengedit gambar seperti crop serta pengaturan brigtness dan constras. Untuk melakukan editor ringan seperti itu tetap saja kita memerlukan program yang lumayan cukup besar seperti shotwell, shutter atau bahkan GIMP.

Dahulu untuk melakukan editor ringan, penulis lebih memilih program picasa, namun aplikasi ini tidak berjalan di linux secara langsung alias menggunakan bantuan wine. Kekurangan lain adalah  file instalasinya cukup besar.

Kali ini Tuxplus mencoba mencari image viewer sekaligus image editor yang ringan, instalasinya mudah dan tentu saja memiliki ukuran file yang kecil buat diunduh dari repository.

Sebuah program image viewer sekaligus image editor yang ringan yang bisa diinstall di Linux cukup banyak. Tapi kali ini Tuxplus memilih sebuah program bernama Nomacs. Sebensarnya nomacs sendiri tidak khusus buat Linux Sobat. Nomacs juga bisa diinstall di Windows, Mac dan tentu saja beberapa distro Linux seperti Ubuntu, Fedora, ArchLinux dan OpenSuse.

Untuk Fedora, ArchLinux dan OpenSuse, Nomacs sudah tersedia di repository. Di Ubuntu / Linux Mint, kita dapat menambahkan PPA repository dari Nomacs, dengan cara menjalankan perintah dibawah ini pada terminal / konsul :

sudo add-apt-repository ppa:nomacs/stable
sudo apt-get update
sudo apt-get install nomacs

Setelah terinstall kita cukup menjadikan nomacs menjadi program image viewer  default pada file explorer linux (nemo, nautilus dll).
Maka dengan nomacs ini kita bisa langsung melihat dan mengedit file gambar secara cepat seperti memotong gambar (crop), mengatur pencahayaan gambar (auto ajust,normalize image, convert to grayscale dll). File gambar yang sudah diedit isa langsung disimpan maupun disimpan dengan nama lain dengan format PNG, JPG, TIFF dan BMP.


Sharing Ya ...


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Ikuti Lewat Email :

Tuxplus, Paling Plus Bicara Linux!

Kangdede

Serba Tradisional

Resep Kue dan Masakan Enak Indonesia

Komentar Sobat Tuxplus